HUBUNGAN ANTARA ASUPAN PROTEIN, ZAT BESI DAN SERAT DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA MAHASISWI DI STIKES NGUDI WALUYO

Main Article Content

Srimaharani
Sugeng Maryanto
Purbowati

Abstract

Latar Belakang : Kadar hemoglobin adalah salah satu parameter yang digunakan untuk
menetapkan status anemia. Kadar hemoglobin dapat dipengaruhi oleh asupan protein, zat besi
dan serat.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara asupan protein,zatbesidanseratdengan kadar
hemoglobin pada mahasiswi di STIKes Ngudi Waluyo
Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif menggunakan pendekatan cross
sectional dengan populasi mahasiswi di STIKes Ngudi Waluyo dan jumlah sampel 88
responden diambil dengan metode purposive sampling. Asupan protein, zat besi dan serat
diukur menggunakan kuesioner FFQ semi kuantitatif. Kadar hemoglobin diukur
menggunakan alat hemoglobinometer digital dengan ketelitian 0,1 g/dl. Analisis bivariat
menggunakan uji korelasi spearman (α = 0,05).
Hasil : Asupan protein terdiri dari 11 mahasiswi (12,5%) kategori defisit sedang, 10
mahasiswi (11,4%) kategori defisit ringan, 56 mahasiswi(63,6%) kategori normal dan 12,5%
kategori diatas kebutuhan. Asupan zat besi terdiri dari 12,5% kategori defisit sedang 11
mahasiswi (11,4%) kategori defisit ringan 56 mahasiswi (63,6%) kategori normal dan 11
mahasiswi (12,5%) kategori diatas kebutuhan. Asupan serat terdiri dari 3 mahasiswi (3,4%)
kategori defisit ringan, 43 mahasiswi (48,9%)kategori normal, 42 mahasiswi (47,7%) kategori
diatas kebutuhan. Kadar hemoglobin terdiri dari 56 mahasiswi (63,6%) kategori anemia dan
32 mahasiswi (36,4%) kategori tidak anemia. Terdapat hubungan yang bermakna antara
asupan protein, zat besi dan serat dengan kadar hemoglobin (p = 0,0001, p = 0,0001, p =
0,0001)
Simpulan : Terdapat hubungan antara asupan protein, zat besi dan serat dengan kadar
hemoglobin.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Srimaharani, Sugeng Maryanto and Purbowati (2017) “HUBUNGAN ANTARA ASUPAN PROTEIN, ZAT BESI DAN SERAT DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA MAHASISWI DI STIKES NGUDI WALUYO”, JURNAL GIZI DAN KESEHATAN, 9(22), pp. 131 - 140. Available at: http://ejournalnwu.unw.ac.id/index.php/JGK/article/view/199 (Accessed: 14June2021).
Section
Articles

References

Almatsier S. 2009. Prinsip Dasar Ilmu
Gizi. Gramedia Pustaka Utama,
Jakarta.
Arisman. 2009. Gizi Dalam Daur
Kehidupan. Gramedia Pustaka
Utama, Jakarta.
Dewi AN. 2014. Hubungan Antara
Kebiasaan Sarapan Dengan Kadar
Hemoglobin Pada Remaja Putri Di
SMP 13 Semarang Tahun 2014.
[Skripsi]. Fakultas Kedokteran
Jurusan Ilmu Gizi, Semarang.
Hallberg and Hulten. 2000. Iron, Zinc And
Other Trace Element Human
Nutrition And Dietetics Edinburgh
Chruchill Livingstone ed 10,174-87
Kasdan TS. 2000. Asupan Serat Makanan
Remaja. Lentika, Jakarta.
Khomsan A. 2004. Peranan Pangan dan
Gizi Untuk Kualitas Hidup.
GramediaWidiasarana Indonesia,
Jakarta