HUBUNGAN ANTARA OBESITAS SENTRAL DENGAN TEKANAN DARAH PADA WANITA USIA 30-45 TAHUN DI DUSUN KINTELAN DESA PASEKAN KECAMATAN AMBARAWA

Main Article Content

Gushella Putri Kinasih
Indri Mulyasari
Purbowati

Abstract

Latar belakang : Tekanan darah merupakan faktor yang amat penting pada sistem sirkulasi darah. Apabila terjadi peningkatan ataupun penurunan tekanan darah akan mempengaruhi homoestatsis tubuh. Berdasarkan data Riskesdas 2013 prevalensi hipertensi di Kabupaten Semarang masih tinggi yaitu 25,8%. Salah satu faktor yang mempengaruhi tekanan darah yaitu obesitas sentral.


Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara obesitas sentral dengan tekanan darah pada wanita usia 30-45 tahun di Dusun Kintelan Desa Pasekan Kecamatan Ambarawa.


Metode: Rancangan penelitian ini adalah cross-sectional dengan jumlah sampel 92 orang diambil dengan metode total sampling. Pengukuran obesitas sentral dengan menggunakan pengukuran lingkar pinggang sedangkan tekanan darah dengan menggunakan alat spygmomanometer air raksa. Analisis bivariat menggunakan uji kendall tau.


Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan 65 orang (70,7%) mengalami obesitas sentral dengan tekanan darah kategori hipotensi 5 orang (7,7%) normotensi 34 orang (52,3%), prehipertensi 20 orang (30,8%) dan hipertensi grade 1 sebanyak 6 orang (9,2%), sedangkan 27 orang tidak mengalami obesitas sentral dengan tekanan darah hipotensi sebanyak 3 orang (11,1%), normotensi 22 orang (81,5%) dan prehipertensi 2 orang (7,4%). Analisis bivariat menunjukan ada hubungan yang bermakna antara obesitas sentral dengan tekanan darah p-value= 0,005 (p<0,05) dengan kekuantan kolerasi sedang (r = 0,582).


Kesimpulan : Terdapat hubungan antara obesitas sentral dengan tekanan darah pada wanita usia 30-45 tahun di Dusun Kintelan Desa Pasekan Kecamatan Ambarawa

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Gushella Putri Kinasih, Indri Mulyasari and Purbowati (2017) “HUBUNGAN ANTARA OBESITAS SENTRAL DENGAN TEKANAN DARAH PADA WANITA USIA 30-45 TAHUN DI DUSUN KINTELAN DESA PASEKAN KECAMATAN AMBARAWA”, JURNAL GIZI DAN KESEHATAN, 9(22), pp. 141 - 149. Available at: http://ejournalnwu.unw.ac.id/index.php/JGK/article/view/200 (Accessed: 14June2021).
Section
Articles

References

Aekplakorn W. 2007. Trends In Obesity
And Associations With Education
And Urban Or Rural Residence In
Thailand. Obesity. 15:3113-3121.
Andriani M dan Wirjatmadi B. 2012.
Peranan Gizi Dalam Siklus
Kehidupan. Jakarta: Kencana
prenada Media Group.
Angraini RD. (2014). Hubungan Indeks
Massa Tubuh (IMT), Aktivitas Fisik,
Rokok, Konsumsi Buah, Sayur, dan
Kejadian Hipertensi Pada Lansia di
Pulau Kalimantan. [Skripsi]. Jakarta:
FIK Universitas Esa Unggul.
Badan Penelitian dan Pengembangan
Kesehatan. 2008. Riset Kesehatan
Dasar (Riskesdas) 2007: Laporan
Nasional. Jakarta: Badan Litbangkes
Depkes.
Badan Penelitian dan Pengembangan
Kesehatan. 2013. Riset Kesehatan
Dasar (Riskesdas) 2013: Laporan
Nasional. Jakarta: Badan Litbangkes
Depkes