ANALISA FAKTOR FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PERILAKU PERAWAT DALAM PENGGUNAAN SIMRS DI RSUD AMBARAWA

Main Article Content

Imron Rosyidi
Suharnomo
Bambang Edi Warsito3

Abstract

Sesuai dengan UU RS No. 44 tahun 2009 disebutkan bahwa setiap rumah sakit wajib memiliki atau mengelola Sistem informasi rumah sakit, SIMRS , RSUD Ambarawa sudah memiliki SIMRS tetapi dalam pelaksanannya belum optimal, dana yang dikeluarkan untuk pembuatan SIMRS sekitar 500 Juta, sebuah kerugian besar jika sistem yang dibiayai mahal tersebut tidak dimaksimalkan, keuntungan memaksimalkan SIMRS dapat dimanfaatkan semua lini dirumah sakit, penelitian ini bertujuan mengetahui faktor – faktor apa sajakah yang berpengaruh terhadap belum optimalnya perilaku perawat dalam menggunakan SIMRS


Desain penelitian yang digunakan explanatory research, proses pengambilan sampel menggunakan total sampling pada perawat pelaksana di unit rawat inap RSUD Ambarawa,


Faktor yang paling berpengaruh terhadap perilaku perawat dalam menggunakan SIMRS adalah faktor pengetahuan, pemahaman responden terhadap SIMRS tidak berkaitan dengan pelatihan yang didapatkan tetapi dikaitkan dengan seberapa sering mereka menggunakan SIMRS dalam kegiatan pendokumentasian segala aktivitas terkait dengan pasien.


Selain pelatihan dibutuhkan supervisi dan pengarahan dari atasan langsung atau kepala ruang agar penggunaan SIMRS dapat optimal sesuai dengan instruksi yang tertuang dalam UU No. 44 tahun 2009 tentang rumah sakit bahwa setiap rumah sakit seharusnya melakukan proses pendokumentasian segala kegiatan dan aktivitas menggunakan SIMRS.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Imron Rosyidi, Suharnomo and Bambang Edi Warsito3 (2017) “ANALISA FAKTOR FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PERILAKU PERAWAT DALAM PENGGUNAAN SIMRS DI RSUD AMBARAWA”, JURNAL GIZI DAN KESEHATAN, 9(22), pp. 205 - 216. Available at: http://ejournalnwu.unw.ac.id/index.php/JGK/article/view/208 (Accessed: 14June2021).
Section
Articles

References

Siregar Marni, 2008, Pengaruh Motivasi
Terhadap Kinerja Perawat Pelaksana
Diruang Rawat Inap RSUD Swadana
Tarutung Tapanuli Utara, Tesis.
2. Ba’diah Atik, Mendri Ni Ketut, Ratna
Wahyu, dkk Hubungan Motivasi
Perawat Dengan Kinerja Perawat
Diruang Rawat Inap Rumah Sakit
Daerah Panembahan Senopati Bantul
tahun 2008, Jurnal Manajemen
Pelayanan Kesehatan,Volume 12, no.
02 Juni 2009
3. Novita Eva, Widjajaning Budi, Gartinia
Nurcholis, Hubungan Antara Motivasi
KerjaPerawat Dengan Kecenderungan
Mengalami Burnout Pada Perawat di
RSUD Serui–Papua, Junrla INSAN,
volume 13 no. 02 Agustus 2011.
4. Siagian, Berlian, Peran SIMRS dalam
Manajemen dan Audit Mutu diambil
dari : http://www.dcw.com. Tanggal 7
November 2012 jam 14.00
5. Terry George, Leslie W R