Formulasi Yogurt Dengan Penambahan Tepung Pisang Tanduk (Musa Paradisiaca Fa. Corniculata)

Yogurt formulation with the addition of tanduk banana flour (Musa paradisiaca fa. Corniculata)

  • Zeina Universitas Ngudi Waluyo
  • Sugeng Maryanto
  • Riva Mustika Anugrah Universitas Ngudi Waluyo
Keywords: Yogurt, Tepung Pisang Tanduk

Abstract

Yogurt is a effort modified product drinks wich is in the form milk product that has been pasteurized then fermentation. Yogurt tanduk banana (Musa paradisiaca fa. corniculata) ia a synbiotics yogurt that is a combination of probiotics and prebiotics. Utilization effort from tanduk banana created as one product functional. The purpose of this research was to analyze the nutritional content of the yogurt formula with the addition of tanduk banana flour (Musa Paradisiaca Fa. Corniculata).This research is a type of Pre Experimental Design Research. The treatment done is to make three formulations of each yogurt tanduk banana that is yogurt tanduk banana that is half ripe tanduk banana and ripe tanduk banana and then do the analysis nutrients that is energi, carbohydrate, protein, fat and fiber. The result of the analysis nutrients on product yogurt half ripe tanduk banana the most fulfilling quality requirements SNI yogurt on formulations 2 that is Energy (390,75 Kkal), Protein (7,04%), Fat (5,32%), Carbohydrate (78,88%), Fiber (24,62). Yogurt ripe tanduk banana the most fulfilling quality requirements SNI yogurt on formulation 2 that is Energy (371,4 Kkal), Protein (8,37%), fat (4,80%), Carbohydrate (73,68%), Fiber(48,49).The nutrient content of yogurt half ripe tanduk banana contains the appropriate protein and fiber lower than yogurt ripe tanduk banana, and contains energy, fat and carbohydrate higher than yogurt ripe tanduk banana.

ABSTRAK
Yogurt merupakan upaya modifikasi produk minuman yang berupa produk susu yang telah dipasteurisasi kemudian difermentasikan. Yogurt pisang tanduk (Musa paradisiaca fa. corniculata) merupakan yogurt sinbiotik yaitu kombinasi antara probiotik dan prebiotic. Upaya pemanfaatan pisang tanduk dibuat sebagai salah satu produk minuman fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan zat gizi pada formula yogurt dengan penambahan tepung pisang tanduk (Musa Paradisiaca fa. Corniculata).
Penelitian ini merupakan jenis penelitian Pre Experimental Design. perlakuan yang dilakukan adalah dengan membuat tiga formulasi dari masing-masing yogurt pisang tanduk yaitu pisang tanduk mengkal dan pisang tanduk matang dan kemudian dilakukan analisis zat gizi yaitu energi, karbohidrat, protein, lemak dan serat. Hasil analisis zat gizi pada produk yogurt pisang tanduk mengkal yang paling memenuhi syarat mutu SNI yogurt pada Formula 2 yaitu Energi (390,75 Kkal), Protein (7,04%), Lemak (5,32%), Karbohidrat (78,88%), serat (24,62). Yogurt pisang tanduk matang yang memenuhi syarat mutu SNI yogurt pada Formula 2 yaitu Energi (371,4 Kkal), Protein (8,37%), Lemak (4,80%), Karbohidrat (73,68%), serat (48,49). Kandungan zat gizi yogurt pisang tanduk mengkal mengandung protein dan serat lebih rendah dibandingkan dengan yogurt pisang tanduk matang dan mengandung energi, lemak dan karbohidrat lebih tinggi daripada yogurt pisang tanduk matang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almatsier, S. (2009). ‘Prinsip Dasar Ilmu Gizi’. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Adi, A, C. (2016). ‘ Ilmu Gizi Dan Aplikasi : Karbohidrat’. Jakarta: EGC, Halaman 25-36.
Arifin, M, F., Purnamaningsih, S, L., Respatijarti. (2017). ‘Identifikasi Morfologi Pisang Tanduk Di Kabupaten Malang Dan Lumajang’. Jurnal Produksi Tanaman. Vol. 5. No. 10 Oktober 2017 (1617-1622).
Badan Pusat Statistika. (2015) ‘Outlook Komoditi Pisang Pusat Data Dan Sistem Informasi Pertanian’. Jakarta.
BAPPENAS. (2000) ‘Pisang (Musa spp)’. Editor: Kemal Prihatman. Sistim Informasi Manajemen Pembangunan di Pedesaan. Surabaya.
BSN. (2009) ‘Yoghurt’. Standar Nasional Indonesia. SNI. 2981:2009

Fauziah, E., Widiowati, E., Atmaka, W. (2015) ‘Kajian Karakteristik Sensoris Dan Fisikokimia Fruit Leather Pisang Tanduk (Musa Corniculata) Dengan Penambahan Berbagai Konsentrasi Karagenan’. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan 4 (1) 2015.
Gata, G., Ansharullah., Syukri, S, M. (2018) ‘Pengaruh Perendaman Kalsium Karbonat (Caco3) Dan Natrium Metabisulfit (Nas2o5) Terhadap Karakteristik Tepung Pisang Kepok Dan Pisang Tanduk’. J. Sains dan Teknologi Pangan Vol. 3, No.6, P. 1756-1767, Th 2018.
Jenie B, S, L., Putra, R, P., Kusnandar, F. (2012) ‘Fermentasi Kultur Campuran Bakteri Asam Laktat Dan Pemanasan Otoklaf Dalam Meningkatkan Kadar Pati Resisten Dan Sifat Fungsional Tepung Pisang Tanduk (Musa Paradisiaca Formatypica)’. J. Pascapanen 9 (1) 2012: 18 – 26.
Karlina R., Rahayuni A. (2013) ‘Potensi yoghurt tanpa lemak dengan penambahan tepung pisang dan tepung gembili sebagai alternatif menurunkan kolesterol’. Journal of Nutrition College 2013;3(2):16-25.
Lambert J, M., Bongers, R,S., De Vos, W, M., Kleerebezem, M. (2008) ‘ Funcitional And Analysis Of Four Bile Salt Hydrolise And Penicillin Acylase Family Mimber In Lactobacillus Plantaram’. WCFSI, appl. Environ. Microbial. 2008,74, 4919-4226.
Manikam, C. G., Ariyadi, T., Santosa, B. (2017). ‘Perbedaan Hasil Pemeriksaan Kadar Trigliserida Sampel Serum dan Plasma EDTA’. Universitas Muhammadiyah Semarang.
Octavia, Z. F., Djumiatun, K., Suci, N., (2017). ‘Pengaruh Pemberian Yogurt Sinbiotik Tepung Pisang Tanduk Terhadap Profil Lipid Tikus Sindrom Metabolik’. Jurnal Gizi Klinik Indonesia. Vol. 13. No. 4 April 2017 (159-169).
Palupi, H, T. (2012). ‘Pengaruh Jenis Pisang Dan Bahan Perendam Terhadap Karakteristik Tepung Pisang (Musa Spp) (Effect For Varieties Of Matured Banana And Soaking Agent To Characterization Of Banana Flour)’. Jurnal Teknologi Pangan Vol.4 No.1 November 2012.
Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementrian Pertanian. (2016). ‘Outlook Komoditas Pertanian Sub Sektor Hortikultura-Pisang’. Kementrian Pertanian.
Rahmawati, F. C., Djumiatun, K., Suci, N., (2017). ‘Pengaruh Yogurt Sinbiotik Pisang Terhadap Kadar Glukosa Dan Insulin Tikus Sindrom Metabolik’. Jurnal Gizi Klinik Indonesia. Vol. 14. No. 1 Juli 2017 (10-18).
Santoso, A. (2011). ‘Serat Pangan (Dietary Fiber) dan Manfaatnya Bagi Kesehatan’. Magistra. Unwidha Klaten
Standar Nasional Indonesia. Yogurt. ICS 67.100.10. SNI 2981; 2009. Tabel Komposisi Pangan Indonesia. (2017). Direktorat Gizi Masyarakat. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia
Published
2022-01-13
How to Cite
Zeina, Maryanto, S. and Riva Mustika Anugrah (2022) “Formulasi Yogurt Dengan Penambahan Tepung Pisang Tanduk (Musa Paradisiaca Fa. Corniculata)”, JURNAL GIZI DAN KESEHATAN, 14(1), pp. 146 - 151. doi: 10.35473/jgk.v14i1.287.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>