Pemberian Insentif dan Motivasi Kerja dengan Mutu Pelayanan Perawat di Puskesmas Bangetayu Semarang Incentives and Work Motivation with Quality Nursing Services in Puskesmas Bangetayu Semarang

Main Article Content

Achmad Syaifudin
Satria Yosi Hernawan
Ni Nyoman M Adinata

Abstract

The quality of health services in Puskesmas and hospitals is the final product of complex interactions and dependencies between various components or aspects of service. Nursing service quality is a condition that can describe the level of perfection of a display of nursing service products that are provided bio-psycho-social-spiritual to sick and healthy individuals which are carried out based on established nursing care standards to suit customer desires.The Purpose of this study to analyze the relationship between incentives and work motivation with the quality of nurse services at the Bangetayu Public Health Center in Semarang.Type of this research is a quantitative study with the approach method used is cross sectional. Sampling by random sampling technique, obtained 41 respondents. Data collection using questionnaire instruments incentives, motivation and quality of nursing services. Research data were analyzed using chi square test.The results showed that the provision of incentives was largely satisfying (61%), the motivation of nurses was mostly positive (51.2%), and the quality of nursing services was mostly good (43.9%).The conclusion from this study shows that there is a relationship between providing incentives with the quality of nurse services at the Puskesmas Bangetayu Semarang p value (0.003) and there is a relationship between work motivation and the quality of nurse services at the Puskesmas Bangetayu Semarang p value (0.008).It is recommended that the Bangetayu Community Health Center pay attention to the provision of incentives and increase the motivation of Nurses to work at the Health Community Center of Bangetayu.


Abtrak :


Mutu pelayanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit adalah produk  akhir  dari  interaksi  dan  ketergantungan  yang  rumit  antara berbagai komponen atau aspek pelayanan. Mutu pelayanan keperawatan merupakan keadaan yang dapat menggambarkan tingkat kesempurnaan suatu tampilan dari produk pelayanan keperawatan yang diberikan secara bio-psiko-sosial-spiritual pada individu yang sakit maupun yang sehat yang dilakukan berdasarkan standar asuhan keperawatan yang telah ditetapkan guna menyesuaikan dengan keinginan pelanggan, tujuan akhirnya adalah terciptanya kepuasan pasien atau masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan pemberian insentif dan motivasi kerja dengan mutu pelayanan perawat di Puskesmas Bangetayu Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan yang digunakan adalah cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik random sampling, didapatkan 41 responden. Pengumpulan data menggunakan instrument kuesioner insentif, motivasi dan mutu pelayanan keperawatan. Data penelitian dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan pemberian insentif sebagaian besar memuaskan (61%), Motivasi kerja Perawat sebagian besar positif (51,2%), dan mutu pelayanan keperawatan sebagian besar baik (43,9%). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara pemberian insentif dengan mutu pelayanan perawat di Puskesmas Bangetayu Semarang p value (0,003)  dan ada hubungan antara motivasi kerja dengan mutu pelayanan perawat di Puskesmas Bangetayu Semarang p value (0,008). Disarankan kepada Puskesmas  Bangetayu  memperhatikan pemberian insentif  dan meningkatkan motivasi kerja Perawat di Puskesmas Bangetayu.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Syaifudin, A., Hernawan, S. Y. and M Adinata, N. N. (2020) “Pemberian Insentif dan Motivasi Kerja dengan Mutu Pelayanan Perawat di Puskesmas Bangetayu Semarang”, JURNAL GIZI DAN KESEHATAN, 12(1), pp. 52 - 57. doi: 10.35473/jgk.v12i1.80.
Section
Articles

References

Atik, B. (2017). Hubungan Motivasi Perawat Dengan Kinerja Perawat Di Ruang Rawat Inap RS Daerah Panembahan Senopati Bantul.Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan. Vol. 12, Nomor 2 Tahun 2017.

Azwar, S, (2010). Sikap Manusia Teori dan Perkembangannya, (2th ed). Yogyakarta : Pustaka Belajar.

Bustami,(2011). Penjaminan Mutu Pelayanan Kesehatan & Akseptabilitasnya. Jakarta : Erlangga

DepkesRI. (2008).Pedoman Indikator Mutu Pelayanan Keperawatan Klinik di Sarana Kesehatan. Jakarta. Bhakti Husada.

Hanafi, W. (2011). Hubungan Motivasi Kerja Perawat Dengan Pelaksanaan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di RS Panembahan Senopati Bantul. Naskah Publikasi. PSIK. STIK. Wira Husada. Yogyakarta

Jimmy, F. (2017). Pengaruh Reward, Insentif, Pembagian Tugas Dan Pengembangan Karier Pada Kepuasan Kerja Perawat Di Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta. BENEFIT Jurnal Manajemen dan Bisnis. Vol 2, Nomor 1, Juni 2017

Ritonga, Z, A. (2010).Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja PerawatPelaksana di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan. Skripsi tidak dipublikasikan. Fakultas KesehatanMasyarakat Universitas Sumatera Utara